Deskripsi Produk
Deskripsi Produk
| Model | Â MDSH900S-YC | |||||||||
| Kompresor | Udara pengiriman |
m3/menit | 26.12 | |||||||
| kaki kubik/menit | Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â 936 | |||||||||
| Tekanan pelepasan | batang | 16 | ||||||||
| psig | 232 | |||||||||
| Kapasitas tekanan Waduk | L | 168 | ||||||||
| Diesel Mesin |
Pabrikan & Model | YUCHAI-YC6MK400L-K20 | ||||||||
| Nomor Silinder | 6 | |||||||||
| Perpindahan (L) | 10.338 | |||||||||
| Kecepatan rotasi (Rmp) | Operasi | 2200 | ||||||||
| Kecepatan idle (r/min) | 1400 | |||||||||
| Daya nominal (KW) | 295 | |||||||||
| Â Kapasitas Bahan Bakar (L) | 555 | |||||||||
| Tegangan Baterai | 24V | |||||||||
| Ukuran Pipa × Jumlah | 2″*1PCS 3/4″*2PCS | |||||||||
| Yang lain | Dimensi | L(mm) | 5700 | |||||||
| Lebar (mm) | 2100 | |||||||||
| Hmm) | 2286 | |||||||||
| Berat (kg) | 5350 | |||||||||
Â
Konfigurasi Standar
| Katup hisap  |  Filter oli pelumas  |  Katup termostatik oli   | Katup solenoida |
|   Tangki udara/minyak vertikal |     Radiator 50°C |  Katup pengatur tekanan  |  Pemisah udara/minyak  |
|   Radiator oli pelumas |     Katup pengaman  |    Tombol berhenti darurat   |    Filter udara mesin |
| Katup tekanan minimum |  Sakelar isolator baterai yang dapat dikunci  |    Filter udara kompresor  |   Katup ventilasi   |
|   Kanopi berlapis bubuk   |   Katup pengalih  | Baterai 24V yang disegel seumur hidup dan bebas perawatan. | Tangki bahan bakar untuk pengoperasian selama 8 jam. |
Diagram strukturÂ
Fitur Umum Â
Informasi Perusahaan
Â
|
Biaya Pengiriman:
Perkiraan biaya pengiriman per unit. |
Akan dinegosiasikan |
|---|
| Layanan Purna Jual: | On line |
|---|---|
| Jaminan: | 2 Tahun |
| Gaya Pelumasan: | Dilumasi |
| Kustomisasi: |
Tersedia
|
|
|---|
.webp)
Bagaimana kompresor udara digunakan dalam pembuatan produk farmasi?
Kompresor udara memainkan peran penting dalam manufaktur farmasi, di mana alat ini digunakan untuk berbagai aplikasi kritis. Industri farmasi membutuhkan sumber udara bersih dan terkompresi yang andal untuk memastikan keamanan, efisiensi, dan kualitas prosesnya. Berikut adalah gambaran umum tentang bagaimana kompresor udara digunakan dalam manufaktur farmasi:
1. Proses Manufaktur:
Kompresor udara digunakan dalam berbagai proses manufaktur di industri farmasi. Udara bertekanan digunakan untuk berbagai tugas seperti pencampuran dan penggabungan bahan, granulasi, kompresi tablet, pelapisan, dan enkapsulasi produk farmasi. Pengiriman udara bertekanan yang terkontrol memfasilitasi proses manufaktur yang tepat dan konsisten, sehingga memastikan produksi produk farmasi berkualitas tinggi.
2. Sistem Instrumentasi dan Kontrol:
Fasilitas manufaktur farmasi bergantung pada udara bertekanan untuk menggerakkan instrumentasi dan sistem kontrol. Udara bertekanan digunakan untuk mengoperasikan katup pneumatik, aktuator, dan perangkat kontrol yang mengatur aliran fluida, mengontrol suhu dan tekanan, serta mengotomatiskan berbagai proses. Sifat udara bertekanan yang bersih dan kering menjadikannya ideal untuk menjaga integritas dan akurasi mekanisme kontrol penting ini.
3. Pengemasan dan Pengisian:
Kompresor udara digunakan dalam proses pengemasan dan pengisian produk farmasi. Udara bertekanan digunakan untuk menggerakkan mesin dan peralatan untuk pembersihan botol, pelabelan, penutupan, dan penyegelan produk farmasi. Udara bertekanan memberikan gaya dan presisi yang diperlukan untuk pengemasan yang efisien dan andal, memastikan keamanan produk dan kepatuhan terhadap standar.
4. Lingkungan Ruang Bersih:
Produksi farmasi seringkali dilakukan di lingkungan ruang bersih terkontrol untuk mencegah kontaminasi dan menjaga kualitas produk. Kompresor udara digunakan untuk memasok udara terkompresi yang bersih dan tersaring ke ruang bersih ini, memastikan lingkungan yang terkontrol dan steril untuk produksi farmasi. Udara terkompresi juga digunakan dalam pancuran udara dan tirai udara ruang bersih untuk dekontaminasi personel dan material.
5. Aplikasi Laboratorium:
Di laboratorium farmasi, kompresor udara digunakan untuk berbagai aplikasi. Udara terkompresi digunakan dalam instrumen laboratorium, seperti kromatograf gas, spektrometer massa, dan peralatan analitik lainnya. Udara terkompresi juga digunakan dalam kabinet udara bersih, sungkup asap, dan meja aliran laminar, yang menyediakan lingkungan terkontrol dan bersih untuk pengujian, analisis, dan penelitian.
6. Sistem HVAC:
Kompresor udara berperan dalam sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara (HVAC) di fasilitas produksi farmasi. Udara terkompresi menggerakkan pengoperasian kontrol HVAC, peredam, aktuator, dan unit penanganan udara, memastikan sirkulasi udara yang tepat, pengendalian suhu, dan kondisi lingkungan di berbagai area produksi.
Dengan memanfaatkan kompresor udara dalam pembuatan produk farmasi, industri ini dapat mempertahankan standar kualitas yang ketat, meningkatkan efisiensi operasional, dan memastikan keamanan serta khasiat produk farmasi.
.webp)
Bisakah kompresor udara diintegrasikan ke dalam sistem otomatis?
Ya, kompresor udara dapat diintegrasikan ke dalam sistem otomatis, menyediakan sumber udara bertekanan yang andal dan serbaguna untuk berbagai aplikasi. Berikut penjelasan rinci tentang bagaimana kompresor udara dapat diintegrasikan ke dalam sistem otomatis:
Otomasi Pneumatik:
Kompresor udara umumnya digunakan dalam sistem otomatisasi pneumatik, di mana udara terkompresi digunakan untuk menggerakkan dan mengontrol mesin dan peralatan otomatis. Sistem pneumatik bergantung pada pelepasan udara terkompresi yang terkontrol untuk menghasilkan gerakan linier atau rotasional, menggerakkan katup, silinder, dan komponen pneumatik lainnya. Dengan mengintegrasikan kompresor udara ke dalam sistem, pasokan udara terkompresi yang berkelanjutan tersedia untuk menggerakkan proses otomatisasi.
Pengendalian dan Regulasi:
Dalam sistem otomatis, kompresor udara sering dihubungkan ke sistem kontrol dan pengaturan untuk mengelola pasokan udara terkompresi. Sistem ini mencakup komponen seperti regulator tekanan, katup, dan sensor untuk memantau dan menyesuaikan tekanan, aliran, dan distribusi udara. Sistem kontrol memastikan bahwa kompresor udara beroperasi dalam parameter yang diinginkan dan menyediakan jumlah udara terkompresi yang sesuai ke berbagai bagian sistem otomatis sesuai kebutuhan.
Operasi Berurutan:
Integrasi kompresor udara ke dalam sistem otomatis memungkinkan operasi berurutan dilakukan secara efisien. Udara bertekanan dapat digunakan untuk mengontrol waktu dan urutan berbagai komponen pneumatik, memastikan bahwa sistem otomatis melakukan tugas dalam urutan yang diinginkan dan dengan waktu yang tepat. Hal ini sangat berguna dalam proses manufaktur dan perakitan di mana koordinasi yang tepat dari aktuator pneumatik diperlukan.
Efisiensi Energi:
Kompresor udara dapat berkontribusi pada sistem otomatisasi yang hemat energi. Dengan menggabungkan fitur hemat energi seperti teknologi Variable Speed ​​Drive (VSD), kompresor udara dapat menyesuaikan daya keluarannya sesuai dengan permintaan, mengurangi konsumsi energi selama periode aktivitas rendah. Selain itu, sistem kontrol dan pengaturan yang efisien membantu mengoptimalkan penggunaan udara terkompresi, meminimalkan pemborosan, dan meningkatkan efisiensi energi secara keseluruhan.
Pemantauan dan Diagnostik:
Integrasi kompresor udara ke dalam sistem otomatis seringkali mencakup kemampuan pemantauan dan diagnostik. Sensor dan perangkat pemantauan dapat dipasang untuk mengumpulkan data tentang parameter seperti tekanan udara, suhu, dan kinerja sistem. Informasi ini dapat digunakan untuk pemantauan waktu nyata, pemeliharaan preventif, dan pemecahan masalah, sehingga memastikan pengoperasian sistem otomatis yang andal.
Saat mengintegrasikan kompresor udara ke dalam sistem otomatis, sangat penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti persyaratan khusus dari proses otomatisasi, tekanan dan volume udara yang diinginkan, serta kompatibilitas kompresor dengan sistem kontrol dan pengaturan. Konsultasi dengan para ahli di bidang otomatisasi dan sistem udara tekan dapat membantu dalam merancang integrasi yang efisien dan andal.
Singkatnya, kompresor udara dapat diintegrasikan dengan mulus ke dalam sistem otomatis, menyediakan udara terkompresi yang diperlukan untuk menggerakkan dan mengontrol komponen pneumatik, memungkinkan operasi berurutan, dan berkontribusi pada proses otomatisasi yang hemat energi.
.webp)
Bagaimana cara kerja kompresor udara?
Kompresor udara bekerja dengan menggunakan energi mekanik untuk memampatkan dan memberi tekanan pada udara, yang kemudian disimpan dan digunakan untuk berbagai aplikasi. Berikut penjelasan rinci tentang cara kerja kompresor udara:
1. Asupan Udara: Kompresor udara menarik udara sekitar melalui katup masuk atau filter. Udara tersebut dapat melewati serangkaian filter untuk menghilangkan kontaminan seperti debu, kotoran, dan uap air, sehingga memastikan udara terkompresi bersih dan sesuai untuk penggunaan yang dimaksudkan.
2. Kompresi: Udara masuk memasuki ruang kompresi, yang biasanya terdiri dari satu atau lebih piston atau mekanisme sekrup berputar. Saat piston bergerak atau sekrup berputar, volume ruang kompresi berkurang, menyebabkan udara terkompresi. Proses kompresi ini meningkatkan tekanan dan mengurangi volume udara.
3. Penumpukan Tekanan: Udara bertekanan dialirkan ke tangki penyimpanan atau penampung tempat udara tersebut disimpan pada tekanan tinggi. Tangki tersebut memungkinkan udara bertekanan disimpan untuk digunakan kemudian dan membantu menjaga pasokan udara bertekanan yang konsisten, bahkan selama periode permintaan tinggi.
4. Pengaturan Tekanan: Kompresor udara seringkali memiliki regulator tekanan yang mengontrol tekanan keluaran udara terkompresi. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan tekanan sesuai dengan kebutuhan aplikasi tertentu. Regulator tekanan memastikan bahwa udara terkompresi dialirkan pada tingkat tekanan yang diinginkan.
5. Rilis dan Penggunaan: Saat udara bertekanan dibutuhkan, udara tersebut dilepaskan dari tangki penyimpanan atau penerima melalui katup atau sambungan keluar. Udara bertekanan kemudian dapat diarahkan ke aplikasi yang diinginkan, seperti peralatan pneumatik, mesin yang dioperasikan dengan udara, atau sistem pneumatik lainnya.
6. Operasi Berlanjut: Kompresor udara terus beroperasi selama ada permintaan udara bertekanan. Ketika tekanan di tangki penyimpanan turun di bawah level tertentu, kompresor secara otomatis mulai beroperasi kembali untuk mengisi kembali pasokan udara bertekanan.
Selain itu, kompresor udara dapat mencakup berbagai komponen seperti pengukur tekanan, katup pengaman, sistem pelumasan, dan mekanisme pendinginan untuk memastikan pengoperasian yang efisien dan andal.
Singkatnya, kompresor udara bekerja dengan cara menarik udara, memampatkannya untuk meningkatkan tekanannya, menyimpan udara terkompresi, mengatur tekanan keluaran, dan melepaskannya untuk digunakan dalam berbagai aplikasi. Proses ini memungkinkan dihasilkannya pasokan udara terkompresi secara terus menerus untuk berbagai keperluan industri, komersial, dan pribadi.


Diedit oleh CX 2023-09-27